Profile Facebook Twitter My Space Friendster Friendfeed You Tube
Dharma Pendidikan Kompasiana MSN Indonesia Bisnis Indonesia Kompas Republika Tempo Detiknews Media Indonesia Jawa Pos Okezone Yahoo News New York Times Times Forbes
Google Yahoo MSN
Bank Indonesia Bank Mandiri BNI BCA BRI Cimb Niaga BII
Hariyono.org Education Zone Teknologi Informasi Ekonomi Mikro Ekonomi Makro Perekonomian Indonesia KTI-PTK Akuntansi Komputer Media Pend.Askeb Media Bidan Pendidik Materi Umum Kampus # # #
mandikdasmen Depdiknas Kemdiknas BSNP Kamus Bhs Indonesia BSNP # # # # #
Affiliate Marketing Info Biz # # # # # # # # #
Bisnis Online Affilite Blogs Affiliate Program Affiliate Marketing # # # # # # # # #

16 August 2010 | 1:57 PM | 0 Comments

Pengembangan Bahan Ajar

Pengertian Bahan Ajar

image Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/instruktor dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Bahan yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis.
(National Center for Vocational Education Research Ltd/National Center for Competency Based Training).

Bahan ajar adalah seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak sehingga tercipta lingkungan/suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar.
Bagaimana bentuk dan cakupan bahan ajar ? Bagaimana pemetaan bahan ajar? Bagaimana pula alur analisis penyusunan bahan ajar? Apa bedanya bahan ajar dengan buku teks? Bagaimana ciri-ciri bahan ajar yang baik?

Mengapa guru perlu mengembangkan Bahan Ajar?
Guru harus memiliki atau menggunakan bahan ajar yang sesuai dengan :
 kurikulum,
 karakteristik sasaran,
 tuntutan pemecahan masalah belajar.

Tujuan dan Manfaat Penyusunan Bahan Ajar

Bahan ajar disusun dengan tujuan:
1. Menyediakan bahan ajar yang sesuai dengan tuntutan kurikulum dengan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik, yakni bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik dan setting atau lingkungan sosial peserta didik.
2. Membantu peserta didik dalam memperoleh alternatif bahan ajar di samping buku-buku teks yang terkadang sulit diperoleh
3. Memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran.

Manfaat bagi guru

1. Diperoleh bahan ajar yang sesuai tuntutan kurikulum dan sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik,
2. Tidak lagi tergantung kepada buku teks yang terkadang sulit untuk diperoleh,
3. Memperkaya karena dikembangkan dengan menggunakan berbagai referensi,
4. Menambah khasanah pengetahuan dan pengalaman guru dalam menulis bahan ajar,
5. Membangun komunikasi pembelajaran yang efektif antara guru dengan peserta didik karena peserta didik akan merasa lebih percaya kepada gurunya.
6. Menambah angka kredit jika dikumpulkan menjadi buku dan diterbitkan.

Manfaat bagi Peserta Didik
1. Kegiatan pembelajaran menjadi lebih menarik.
2. Kesempatan untuk belajar secara mandiri dan mengurangi ketergantungan terhadap kehadiran guru.
3. Mendapatkan kemudahan dalam mempelajari setiap kompetensi yang harus dikuasainya

Prinsip Pengembangan
1. Mulai dari yang mudah untuk memahami yang sulit, dari yang kongkret untuk memahami yang abstrak,
2. Pengulangan akan memperkuat pemahaman
3. Umpan balik positif akan memberikan penguatan terhadap pemahaman peserta didik
4. Motivasi belajar yang tinggi merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan belajar
5. Mencapai tujuan ibarat naik tangga, setahap demi setahap, akhirnya akan mencapai ketinggian tertentu.
6. Mengetahui hasil yang telah dicapai akan mendorong peserta didik untuk terus mencapai tujuan

Jenis Bahan Ajar
1. Bahan ajar pandang (visual) terdiri atas bahan cetak (printed) seperti antara lain handout, buku, modul, lembar kerja siswa, brosur, leaflet, wallchart, foto/gambar, dan non cetak (non printed), seperti model/maket.
2. Bahan ajar dengar (audio) seperti kaset, radio, piringan hitam, dan compact disk audio.
3. Bahan ajar pandang dengar (audio visual) seperti video compact disk, film.
4. Bahan ajar multimedia interaktif (interactive teaching material) seperti CAI (Computer Assisted Instruction), compact disk (CD) multimedia pembelajaran interaktif, dan bahan ajar berbasis web (web based learning materials).

Teknik Penyusunan Bahan Ajar
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar
1. Analisis SK-KD-Indikator
2. Analisis Sumber Belajar
3. Pemilihan dan Penentuan Bahan Ajar

Penyusunan Bahan Ajar Cetak memperhatikan
1. Susunan tampilan,
2. Bahasa yang mudah,
3. Menguji pemahaman,
4. Stimulan,
5. Kemudahan dibaca,
6. Materi instruksional,

  1. Bahan ajar adalah seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak sehingga tercipta lingkungan/suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar.

    1. Bentuk Bahan Ajar

    1. Bahan cetak seperti; hand out, buku, modul, lembar kerja siswa, brosur, leaflet, wallchart,
    2. Audio Visual seperti; video/film,VCD
    3. Audio seperti; radio, kaset, CD audio, PH
    4. Visual: foto, gambar, model/ maket.
    5. Multi Media; CD interaktif, computer Based.

    2. Cakupan Bahan Ajar

    1. Judul, MP, SK, KD, Indikator, Tempat
    2. Petunjuk belajar (Petunjuk siswa/guru)
    3. Kompetensi yang akan dicapai
    4. Informasi pendukung
    5. Latihan-latihan
    6. Petunjuk kerja
    7. Penilaian

      3. Penyusunan Peta Bahan Ajar:

4. Peran Bahan Ajar

  • Siswa dapat belajar tanpa harus ada guru atau teman.
  • Siswa dapat belajar kapan & di mana saja.
  • Siswa dapat belajar dengan kecepatannya masing-masing.
  • Siswa dapat belajar melalui urutan yang dipilihnya sendiri.
  • Membantu mengembangkan potensi siswa untuk menjadi pembelajar mandiri.
  • Pedoman guru dalam mengarahkan semua aktivitas pembelajaran (substansi kompetensi yg seharusnya diajarkan ke siswa).

5. Manfaat Bahan Ajar

  1. Membantu guru dalam proses pembelajaran.
  2. Guru tidak perlu terlalu banyak berceramah dalam menyajikan materi di kelas.
  3. Guru mempunyai lebih banyak waktu untuk memberi bimbingan kepada siswa.
  4. Siswa tidak terlalu tergantung kepada guru sebagai satu-satunya sumber informasi.

Lembar Kegiatan Siswa (LKS)

Bentuk bahan ajar sederhana yang kemungkinan terbuka untuk dilaksanakan oleh semua guru yaitu Lembar Kegiatan Siswa. Lembar Kegiatan Siswa (student work sheet) adalah lembaran-lembaran berisi petunjuk, intrupsi, tugas/kegiatan yang harus dikerjakan oleh siswa.

  • Lembar kegiatan berisi petunjuk, langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu tugas.
  • Lembar kegiatan dapat digunakan untuk semua mata pelajaran.
  • Tugas-tugas yang yang diberikan kepada siswa dapat berupa teoritis dan atau tugas-tugas praktis.

Langkah-langkah penulisan LKS sebagai berikut:

  • Melakukan analisis kurikulum; SK, KD, Indikator dan materi pokok.
  • Menyusun peta kebutuhan LKS
  • Menentukan judul LKS
  • Menulis LKS
  • Menentukan alat Penilaian

Struktur LKS secara umum adalah sebagai berikut:

  • Judul, Mata Pelajaran, Semester, Tempat
  • Petunjuk belajar
  • Kompetensi yang akan dicapai
  • Indikator
  • Informasi pendukung
  • Tugas-tugas dan langkah-langkah kerja
  • Penilaian

Informasi selengkapnya dalam bentuk tayangan slide dapat dilihat dalam tautan pengembangan bahan ajar

Download  Bintek KTSP 2010

Analisis Kontek
Pemetaan Standart Isi
Silabus
RPP
Kisi-kisi
Kartu Soal

NB: Jika anda suka artikel ini, silakan share ke teman FACEBOOK anda. Cukup dengan meng-KLIK link ini! Terimakasih.
 
Copyright © 2010 - All right reserved by Education Zone | Template design by Herdiansyah Hamzah | Published by h4r1
Proudly powered by Blogger.com | Best view on mozilla, internet explore, google crome, flock and opera.